PENGEMIS TUA
Oleh: Djacka Artub


~~~~~~~~~~
Disudut senja yang gerimis
terlintas langkah gontai
dengan sandal jepit yang mulai menipis
ia susuri jalanan mengikuti langkah kaki.

Dari rumah ke rumah ia hampiri
meski rasa malu menyelimuti hati
namun ia rela menjalani
demi sesuap nasi.

Pengemis tua ...
tanpa sanak keluarga engkau hidup menderita
hari-hari engkau susuri jalanan kota
menghabiskan sisa usia.

Pengemis tua ...
Bersabarlah menjalani kerasnya hidup di dunia
serahkan segalanya pada Allah Ta'alaa
biarlah kita menderita di dunia
semoga di akherat kita bisa bahagia di sisi-NYA...

Amiinn....



Terinspirasi dari percakapan sama pengemis tua yg berteduh di teras pertokoan pinggir jalan..

0 Response to "Pengemis tua"

Posting Komentar