Bahagia Itu Sederhana


Bahagia Itu Sederhana


Kebahagiaan adalah impian bagi setiap orang. Dan kebahagiaan itu tidak dapat dibeli dengan uang. Meskipun ada yang bilang, 'Jika punya ini-itu hidupnya akan bahagia'. Padahal kalau sudah punya ini dan itu, ia akan menginginkan yang lain lagi. Sehingga sampai kapan pun ia tidak akan menemukan kebahagiaan karena selalu memikirkan ini dan itu yang belum kesampaian.

Bahagia itu sederhana. Bahagia itu datangnya dari pikiran. Tidak hanya dari seberapa banyak harta yang kita miliki.
Rasa bahagia datang tidak hanya sekedar dari materi, tetapi ketika kita dapat membuat orang lain bahagia, meskipun hanya sekedar senyum yang kita berikan, sebenarnya hal itu juga termasuk kebahagiaan dalam diri kita.
Dan kebahagiaan itu juga akan datang ketika kita bisa bersyukur. Mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan oleh-Nya kepada kita.
Misalnya;
Bersyukur bisa meneguk tetesan air hujan di saat kehausan.
Bersyukur memiliki sesuap nasi saat kelaparan.
Bersyukur menemukan sebatang lilin saat gelap.
Bersyukur ketika masih ada kehidupan dan cinta di setiap kita membuka mata.
Bersyukur bisa kentut setelah sebulan perut kembung.
Bersyukur saat menemukan WC ketika sedang kebelet.
Dll.




Dapat berkumpul dan tertawa bersama teman atau orang-orang yang kita cintai 'pun dapat membuat hati riang gembira dan bahagia. Dan bahkan dari jalanan sekalipun, kita juga bisa menemukan kebahagiaan.
Misalnya, berdiri di pinggir jalan dengan membawa secarik kertas bertuliskan 'Om Telolet Om' sambil berteriak bersama teman teman 'Om, teloletin kita dong...', itu pun kita juga dapat menemukan kebahagiaan.
Tetapi hati-hati saat minta diteloletin. Tetap jaga keamanan dan ketertiban lalu lintas. Jangan minta telolet sambil menghadang bus sambil berdiri di tengah jalan raya. Nanti bukan kebahagiaan yang kita dapatkan, tetapi malah sebaliknya.

Bagi para jomblo mungkin akan bilang, 'Bahagia itu ketika malam minggu tiba, kita bisa wakuncar (Waktu kunjung pacar)'.
Iya,... Itu juga bisa membuat hati bahagia, tetapi kita akan merasa tersiksa saat kita tidak bisa bebas berkeliaran bersama teman-teman saat masih jomblo. Wkwkwkk
Jomblo juga bisa bahagia kok. Malah justru akan lebih bahagia dari mereka yang punya pasangan tapi galaknya ngalah-ngalahin macan momong. Haha

Mungkin ada lagi yang bilang, 'Bahagia itu ketika mempunyai pasangan yang cantik/tampan'.
Aduh ... Susah, mblooo...
Jaman sekarang memiliki pasangan yang cantik/tampan itu terkadang juga tidak bisa membuat bahagia. Apalagi kalau menjalin hubungan jarak jauh. Bisa-bisa mati berdiri di tiang jemuran. Wkwkwkwk
Tetapi juga tidak semua yang cantik atau tampan itu seperti yang saya katakan kok. Masih ada yang baik, jujur, setia, dan bertanggung jawab. Tapi susah nyarinya. Hahaha.

Aduh... kok malah ngelantur sih?
Udah ah. Ntar malah jadi biang gosip, lagi.

Tetap bersyukur dengan apa yang ada, karena kunci kebahagiaan adalah bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita.
Jadi tidak perlu mengeluh saat keinginan kita tidak atau belum kesampaian.
Karena Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan.
Tetapi jangan lupa berdoa dan berusaha ya.
Semoga kebahagian akan segera datang menjelang.
Entah itu menjelang siang, menjelang ashar, menjelang maghrib, atau bahkan menjelang malam.
*Kebahagiaan menjelang maghrib itu biasanya bagi orang yang sedang berpuasa, dan kebahagiaan menjelang malam itu, .....*

Ah, sudah lah...
Yang penting hepiii.... hehe

5 Responses to "Bahagia Itu Sederhana"

  1. He..he..
    Keliatannya kang Djack nulisnya buru-buru nih..!
    Itu sendal di masjid ketinggalan kang ! He..he..
    Bahagia itu mudah,
    "ketika mau ngopi sudah ada yang menyiapkan jadi bahagia"
    "Ketika mau sarapan pagi sudah siap tersedia"
    "Ketika mau bersedekah uang sudah ngumpul didompet pada teriak..teriak aka wae"
    "Ketika mau berangkat ke surabaya-jakarta tiket sudah ada yang beliin".. Ah bahagia bukan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahah... mas Indra kok tau sih? :-D

      Nulisnya memang sambil lari, mas. Sampai sandal saya aja cuma aku pakai sebelah. Hahaha
      Ini semua karena sebenarnya artikel sebelumnya udah jadi, tapi aplikasi tiba2 force close. Jadinya nulis kembali asal asalan. Hikz..

      Hapus
  2. aku setuju sih bahagia itu sederhana, oleh karena itu semua orang harusnya bisa bahagia
    yuk kita bahagia sama-sama
    hehe ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap manusia sebenernya berhak memiliki kebahagiaan.
      Namun terkadang manusia itu sendiri yg suka mengeluh dan tidak mensyukuri nikmat yang diberikan oleh-Nya.

      Bahagia itu sederhana kok.
      Oleh karena itu yuk kita bertelolet agar bahagia. Haha

      Hapus
  3. Bahagia itu sederhana. Berkumpul bersama sahabat. Bukan om telolet om :D

    BalasHapus