Realistis dan Materialistis



Realistis dan materialistis dalam mencari pasangan





Materialistis dan realistis kadangkala memang seringkali menjadi salah satu syarat mencari pasangan.
Karena semua orang pasti tidak ada yang ingin hidupnya menderita. Itulah alasannya.
Maka tidak heran jika kadang ada orang yang suka pilih-pilih dalam mencari pasangan.

Alih-alih realistis, namun ujung-ujungnya materialistis juga. Karena mereka beranggapan bahwa dengan harta yang melimpah akan membuatnya bahagia.
Mereka tidak sadar, bahwa harta dan kekayaan terkadang juga membawa petaka.

Melalui riset, saya pernah mendekati beberapa orang gadis, (cah kene kok.. Hahaha)...
Kebanyakan dari mereka awalnya menyukai saya karena anugerah  ketampanan yang saya miliki, dengan gaya rambut ala jepang dan dandanan ala play boy korengan.
Eh, maksud saya berdandan ala boy band korea. Hahaha

Namun kemudian lambat laun mereka mulai menghindar ketika saya tidak pernah mengajaknya jalan-jalan ke mall, atau ke tempat keramaian lainnya. Bahkan saya cuma naik angkot ketika mengajaknya jalan-jalan ke pasar tradisional untuk membeli nasi bungkus.
Dari situ saya mulai sadar, bahwa dengan modal wajah tampan saja ternyata hanya cukup untuk menaklukkan hati seorang wanita dalam sekejap, tetapi tidak cukup untuk membina hubungan yang lebih serius.

Riset selanjutnya saya macak melas (berpose kere), tampil apa adanya dengan rambut njemburik acak-acakan ketika mendekati wanita. Dan hasilnya, Alhamdulillah, dari sekian banyak wanita yang saya dekati, mereka kabur semua.
Namun ada satu wanita yang dengan gagah berani dan tegas dia mengatakan, 'Aku menyukaimu bukan karena harta benda'.
"Waras po ora bocah iki." Batinku saat itu.
Dan ternyata dia memang tidak waras. Ketika saya mengajaknya naik becak, ternyata dia sangat menikmati dan berteriak kegirangan karena dia bilang baru pertama kali naik becak. Biasanya dia cuma naik cikar. Haha..
Bukan, bukan ... tapi wanita tersebut memang juga anak orang tak punya seperti saya. 

Bibit bobot bebet. Hal ini sering menjadi pertimbangan saat seseorang ingin mencari pasangan hidup.
Memang, sebelum kita melangkah lebih jauh dalam mencari pasangan hidup, kita harus tahu terlebih dahulu asal usul dari pasang hidup kita. Jangan sampai setelah menikah baru menyesal karena ternyata pasangan hidup kita adalah keturunan bangsa makhluk astral. Hihihi...

Pilih-pilih dalam memilih pasangan hidup memang perlu dilakukan, tetapi terlalu pilih-pilih juga terkadang membawa petaka. Bisa-bisa tidak ada yang mau memilih karena sudah terlanjur melewati tanggal kadaluarsa. Hahaha expayet.


Ya, jodoh adalah termasuk rahasia Illahi, yang tidak ada manusia pun yang tahu kapan, di mana, dan dengan siapa kita akan berjodoh. Namun walau begitu, kita harus tetap berusaha. Berusaha untuk mencari dan menyambut jodoh kita.
Tak kan lari gunung dikejar, tetapi gunung pun tak kan datang sendiri jika kita tidak berusaha mendaki.

Orang yang baik, maka akan mendapatkan pasangan yang baik pula. Oleh karena itu, perbaiki diri dan teruslah menjadi orang baik agar kelak mendapatkan jodoh terbaik untuk menjadi pasangan kita dalam menggapai bahagia di dalam rumah tangga. Meskipun rumahnya tidak ada tangganya. Hohoho

Orang baik akan mendapatkan jodoh yang baik pula? Terus orang yang tidak baik gimana?
Itu urusan anda. Dan jangan tanya ke saya. Haha.
Saya hanyalah orang yang tidak waras, dan mendapatkan pasangan yang tidak waras juga. Tetapi hidupku bahagia karena tidak ada ceritanya orang yang tidak waras itu galau .
Yang terpenting adalah, bagaimana cara kita menempatkan ketidak-warasan bersama pasangan.
Nikmati dan syukuri apa yang telah Allah berikan kepada kita. In Sya Allah jika kita tetap bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan, kita akan menemukan kebahagiaan dalam hidup berumah tangga.

Eh'hemmm... Udah dulu ya. Mohon maaf kalau tulisannya mbulet dan tidak bisa dipahami. Harap maklum. Karena yang nulis memang orang yang tidak waras. 


Wassalam....



9 Responses to "Realistis dan Materialistis"

  1. Hmmm,, ujung-ujungnya ya jelas materialistis lah, kita sekarang hidup dimana coba, butuh sandang, pangan, papan..
    "aku cinta bukan karena cantik dan hartamu" prettttt...

    Bahkan Rasulullah pun dalam sabdanya "pilihlah yang cantik wajahnya, hartanya, agamanya (akhlak), keturunannya"

    3 dari 4 kriteria adalah materi kan,, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke, setuju...
      'Aku mencintaimu bukan karena paras dan hartamu'. PREETT.. hahaha

      Hapus
    2. hehe emang betul, apa bisa hidup cukup dengan paras doang, cinta sih cinta tapi ikut sertakan logika, paling tidak ya usaha dululah

      dipilih, dipilih, dipilih hehe

      Hapus
  2. Dua kata yang menjadi satu kalimat yang menjadi misteri diperujung suasana kesuntukan. Memangnya hidup harus cukup dengan makan cinta ? .......
    wkwkwkwk.....

    Namun, hidup tanpa cinta akan menjadi hampa. Makanya banyak orang yang rela menggadaikan cinta hanya untuk secuil materi. Dan orang yang mendapat membeli kenikmatan cinta sesaat. ha,,, ha,, ha,

    Jadi renungan yang mendalam ya mas ? he,, he, he,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cinta tanpa harta, bagaikan mobil tanpa roda.
      Harta tanpa cinta, bagaikan roda tanpa mobil.Tapi masih bisa dipakai untuk roda gerobak. Hahaha
      Jadi intinya, dengan modal harta kita bisa mendapatkan cinta. Tapi kalau hanya modal cinta doang,...
      Ah, sudah lah. Wkwkwkkwk

      Hapus
  3. Hmmmm, dua kalimat yang berkaitan tapi tidak semua wanita hanya memandang harta, cinta bukan harta, tapi cinta yang lahir dari hati, harta bisa dicari kapan saja mau. Itu kalau saya lho ya.. Tapi maaf saya bukan lagi promosi. Wkwkwk

    BalasHapus
  4. kalau punya cewek yang materialistis ya kita bisa tekor, mas. duit celengan kita bisa kempes.

    BalasHapus
  5. We are living in a material world and i am material girl :)

    BalasHapus
  6. Wanita memang begitu kang tidak perlu dipikirkan..!

    Harta memang penting, apalagi zaman edan dan tentunya banyak gadis2 yang edan karena harta. 😂

    Saran saya akang cari gadis dari dunia astral saja seperti :

    1. Miss kunti binti amit-amit, dengan paras super wow mirip artis korea 😪
    2. Nyai dasimah penghuni goa, dengan bergaya seperti kembang desa 😂
    3. Miss Wewe Gombel dengan bentuk tubuh mirip gitar spanyol 😅
    4. Miss Ratu kali jebbew, yaitu ratu siluman buaya yang hot 😅
    5. Miss Ratu cobra arum, yaitu ratu ular dari gunung penanggungan yang super seksi 😂

    Dan masih banyak sederetan pilihan lainnya seperti Nyi mas sundel bolong, nyi mas kunti koneng, Nyi mas ayu suster ngesot dan yang lain2 😂

    Dan rata2 mereka semua tidak gila harta loh kang seperti para gadis dari golongan bangsa manusia he..he.. 😂

    BalasHapus