Hikmah Dan Cobaan di Bulan Ramadhan



Cobaan di Bulan Ramadhan (2)


Setelah sebelumnya saya share mengenai Cobaan di bulan ramadhan bagian satu, kali ini saya akan share cobaan kedua yang saya alami setelah sampai di tempat tujuan. Sebenarnya bukan sampai di tempat tujuan sih.... Tapi saya baru sampai di kota Gresik. Saya mampir di rumah sahabat, sebelum melanjutkan ke tempat kerja yaitu di kota Surabaya.

Cobaan yang kedua ini tak kalah heroik dari cobaan pertama.
Coba bayangkan. Puasa hari pertama, dorong motor di bawah terik matahari dengan menahan rasa haus saya tetap bertahan. Dan Alhamdulillah sampai juga di tempat pemberhentian bus antar propinsi. Semarang - Surabaya.
Alhamdulillah keadaan bus sangat longgar, jadi saya bisa mendapatkan tempat duduk yabg nyaman. Duduk bersebelahan dengan cewek. Haha... Bukan, bukan... Saya mendapat tempat duduk tiga bangku kosong. Jadi bisa selonjoran di dalam bus.

Pada awalnya saya membayar tiket bus dengan tujuan kota Surabaya. Namun di tengah perjalanan, kata hati saya mengatakan harus turun di Gresik untuk mampir di rumah sahabat dari Komunitas GARONG'T yang ada di kota Gresik. Dan akhirnya saya putuskan untuk turun di terminal bunder Gresik, meski sudah membayar tiket Surabaya. Lalu melanjutkan perjalanan ke rumah sahabat dengan naik angkutan umum.

Setelah turun dari angkutan umum, saya menuju konter untuk membeli pulsa karena kuota data paket internet habis masa aktifnya. Setelah itu, saya aktifkan lagi paket internetnya dan saya hubungi teman kerja saya yang ada di Surabaya. Ndelalah ... Teman saya memberi kabar yang membuat kesabaran saya harus sampai di titik nol. Dan di sinilah letak cobaan kedua yang sangat heroik. Namun karena mengingat bulan ramadhan, saya tetap berjuang untuk tidak sampai kemarahan saya meledak. DUAARRR... haha kaget ya?



Berdasarkan kabar dari teman saya, saya harus kembali pulang lagi ke Tuban, dan baru disuruh balik lagi sekitar 4 hari kemudian. (Untuk kronologinya tidak usah saya ceritakan karena menyangkut nama baik seseorang). Hehe
Hmmmmm ... Mana uang sudah habis buat beli pulsa lagi. Bener-bener apes untuk kesekian kalinya.
Waktu itu saya sempat mutung juga, dan bilang ke juragan, lebih baik aku langsung ke surabaya untuk mengambil pakaian dan minta sangu untuk pulang. Alias out dari tempat kerja. Namun si bos tetap bersikeras agar aku tidak usah ke Surabaya dan balik lagi ke Tuban lalu empat hari kemudian baru disuruh balik lagi ke Surabaya. Dan terpaksa malam itu aku menginap di rumah sahabat saya.

Di tengah kedongkolan hati yang berkecamuk, handphone saya berbunyi. "Ting tung... " sebuah notif pesan email masuk. Saya buka, dan taraaaaa... Pemberitahuan pendaftaran google adsense saya diterima. Akhirnya kedongkolan hati saya sedikit terobati dengan diterimanya pendaftaran google adsense saya sebagai penerbit iklan dari google.



Di antara rasa senang dan dongkol yang masih mengganjal, "Kalau disuruh menunggu, untuk sementara di sini saja, mbah... " kata sahabat saya. "Urusan makan gak usah sampeyan pikirkan." lanjutnya. Dan akhirnya selama menunggu keputusan yang diambil juragan, saya mbambung numpang makan, minum, dan tidur di rumah sahabat saya.

Belum sampai empat hari, akhirnya teman kerja saya mengabarkan kalau saya sudah bisa ke Surabaya. Dan juragan saya juga menelepon agar saya segera langsung ke surabaya. Lalu pada malam harinya, sahabat saya yang lain dari Komunitas GARONG'T yang ada di Surabaya datang ke Gresik untuk menjemput saya. Dan malam itu kita ngopi dan makan sahur bersama sebelum saya melanjutkan perjalanan ke kota Surabaya.



Seperti itulah kebersamaan saya dan sahabat yang sudah seperti saudara, ketika ada salah satu yang menderita, yang lain tak mau tinggal diam. Dan selama saya mbambung itu pula, saya tak mengeluarkan uang sedikit pun untuk membeli makan maupun minum. Semua ditanggung oleh para sahabat saya. 

Terima kasihku untukmu, sahabat. Semoga kebaikan saudara terhadapku, mendapatkan balasan kebaikan pula dari Allah SWT.
Aamiin... 

Dan akhirnya saya kembali bekerja.


16 Responses to "Hikmah Dan Cobaan di Bulan Ramadhan"

  1. Itulah asyiknya persahabatan tapi terkadang persahabatan bisa bikin kecewa jika sahabat yang kita anggap teman terbaik tapi ternyata baiknya hanya didepan kita sedangkan dibelakang sana kita ini dianggap musuh karena takut pacarnya direbut.. Wkwkwk

    Oia selamat ya atas diterima lamarannya semoga langgeng sampai nini lan mintuno, dan pastinya kudu setia sama cucunya mbah google ini, jangan sampai ngelirik tetangga sebelah. Haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau punya sahabat yang seperti itu ya susah juga. Tapi kalau dia mau mengerti penjelasan dari kita, ya mungkin persahabatan tetap bisa berlanjut. Hehe

      Terima Kasih atas doanya ya. Hehehe
      Semoga saja cucunya mbah google ini bisa memberi keturunan yang sholeh dan sholihah. 😂😂😂😂😂😂😂😂

      Hapus
    2. blognya gede, tulisannya saupil-upil mang...gedein atuh

      Hapus
    3. Hehe... Makasih atas koreksinya, mang. Ntar aku coba edit lagi ukuran font di templatenya.

      Hapus
  2. hikmah bulan puasanya makjleb pisan euy, yang diperjuangkan selama ini di acc, tinggal perjuangan yang berbeda kedepannya mah.
    cobaan puasaromadonnya mah sabodo ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perjuangan kedepannya sepertinya yang agak berat, mang. Soalnya harus selalu ada di sisi neng Nense. Dan gak bisa ngelirik janda sebelah. 😂😂😂😂😂😂

      Hapus
  3. alhamdulillah, hikmah dari sabar yang berbuah manis
    oh ya sahabat yang baik akan selalu ada dan sahabat yang selalu diliputi prasangka buruk juga ada, tapi juga ada doa terbaik untuk sahabat yang gemar menyimpan prasangka buruknya

    aku ikutan ya ucapkan selamat untuk kabar gembiranya
    juga aku ucapkan terima kasih banyak atas perhatiannya

    ada seorang teman yang menyampaikan sesuatu padaku, sungguh aku terharu sebagai seorang sahabat

    sukses selalu buat sang admin

    tdk usah khawatir aku baik-baik saja kok ( bingung ya? ) ya sudahlah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, namanya juga manusia. Baik dan buruk itu wajar saja terjadi. Dan yang terpenting adalah bagaimana cara kita menyikapi kedua hal tersebut.

      Terima Kasih juga atas doanya. Hehe

      O'iya... Memangnya ada apa sih? Kok di akhir komentarnya seperti ada sesuatu yang tersembunyi?
      Ah, ya sudah lah.. Selamat menjelang buka puasa aja. Hehe

      Hapus
    2. oh akhir komentarnya kok gitu, nah sekarang sudah tahukan ada apa hehe

      oh ya mungkin tidak dapat pemberitahuan didaftar bacaan, Maya sekarang ada pos baru loh, tapi kalau tak sempat tidak apa-apa😀

      Hapus
  4. Yaa!! intinya sahabat & persahabatan punya makna tersendiri bagi yang menjalaninya..

    Dan sesuatu kebaikan serta kesabaran juga akan memetik hasil yang manis..

    termasuk nunggu Rondo sebelah bila kita sabar pasti satu senggol atau dua senggol mah dapat juga haahaaaa!! PA ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, juragan. Jika kita sabar dalam menghadapi suatu hal, niscaya kita akan memetik buah dari kesabaran tersebut. Meskipun janda yang kita tunggu itu membuat diri kita njamur dalam penantian, namun jika kita tetap sabar, pasti ada juga yg mau nyenggol walaupun cuma sekedar ingin memetik jamur penantian itu. Haha PA kumat. 😭😭😭😭😭😭

      Hapus
  5. Ada hikmah dibalik kedongkolan ya bang, selamat adsense-nya sudah di acc, semoga langgeng dan bisa segera gajian pertama...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin...
      Iya, mang. Ternyata di balik kedongkolan hati masih ada sesuatu sebagai pengobatnya..

      Hapus
    2. Siip.. langkah selanjutnya adalah bagaimana kita menjaga dan mmempertahankan apa yang selama ini sudah susah payah kita perjuangkan. Perjuangan belum selesai, bahkan baru saja dimulai (motivasi buat diri saya sendiri sebenarnya, hihi...)

      Hapus
  6. Nah tuh keliatan hasilnya kan,,
    Berkat selimut tetangga yang sampean titipkan ke saya ??? Ups..salah.. 😅

    Berkat kesabaran sampean dibulan puasa, akhirnya mendapat berkah diterima google adsense plus makan gratis selama mbambungkan..!

    Ya wes, jaga baik2 cucunya google adsense ya, jangan sampai si mbanya marah loh ok 😂

    BalasHapus
  7. Saya kalo di posisi sampeyan sudah pasti meledak mas... Lha gimana, sudah jauh2 dateng plus full perjuangan, weeeladlah jebul luput.

    Dan kalo bicara persahabatan, menurutku itu yo silmple wae koq. Kalo temen kita baik, berarti itu cerminan diri kita kepada teman.
    Yaaa toh.... mas Jack....

    BalasHapus