Suara Hati Yang Terpendam

Suara Hati Yang Terpendam


Bulan bersinar di atas perahu yang berlayar
Langit bersih bertabur kilauan bintang
Laksana baju beledu mempelai yang bertaburkan pernik emas.

Denting guitar melagukan lagu kerinduan
Sumbang terdengar di antara riak gelombang.

Di penghujung malam
Aku terdiam di antara kilau rembulan
Inginku, bulan tetap bersinar
Menemaniku sepanjang malam

Namun ...
Sunyi malam kian terasa dingin
Membisu tanpa sepatah suara
Suara hati yang terpendam
Hanyalah terpenjara dalam perasaan

Walau  kilau rembulan menemaniku tanpa sekilas redup awan
Namun, aku hanya mampu mengaguminya dalam diam.



Tuban, 25-08-2017
Djacka Artub

9 Responses to "Suara Hati Yang Terpendam"

  1. Di sudut kota yang hening
    Malam bertabur bintang
    Sinar purnama semakin terang
    Ingin ku ungkap sejuta rasa yang terkekang
    Tak jua berdaya berterus terang
    Hingga kini tetap jua dalam dihati ia bersarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Meski langit terang bertabur bintang
      Namun hati berkemelut hingga rasa yang terpendam tak dapat tersampaikan.

      Ingin 'ku ungkap agar rasa tak terkekang
      Tapi, takut jawab tak sesuai harap.

      Ah,...
      Yo wis lah... Haha

      Hapus
  2. Jangan terlalu lama memendam perasaan kang, bisa jerawatan nanti, hahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... Kalau jerawatan, di toko sudah banyak tersedia anti acne, kang. 😀😀😀

      Hapus
  3. apapun yang dipendam biasanya berakhir menjadi bau atau busuk, apalagi kalau suara hati yang dipendam...pasti nantinya bisa jadi batu...loch

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau jadi batu mulia harganya lebih mahal, mang. 😀😀

      Hapus
  4. segala hal yang kamu sembunyikan akan memakan hatimu perlahan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terus aku harus gimana?
      Kasih saran dong...... Hahahhaa

      Hapus