Senin, Agustus 20, 2018

Secangkir Kopi dan Senyum Seorang Putri



Nikmatnya Secangkir Kopi dan Senyum Seorang Putri


Minggu, 19 Agustus 2018.
    Kemarau panjang yang melanda tempat tinggal kami (Jatirogo), atau bahkan yang melanda beberapa daerah di Indonesia atau bahkan pula melanda seluruh wilayah di Indonesia, yang hingga saat ini belum menampakkan tanda-tanda akan datangnya musim hujan. Langit masih memperlihatkan keangkuhannya dengan tatapan tajam sinar matahari yang membakar gerombol-gerombol rerumput yang terlihat sudah tak berdaya. Rumput-rumput itu layu dan mengering di tanah-tanah pategalan (ladang) yang gersang. Debu-debu mengepul beterbangan ke sana kemari menerpa dedaun pisang yang masih mencoba bertahan dari sengatan sinar sang mentari.

    Aku,... Di antara keangkuhan wajah langit dan tatapan tajam menyengat sinar mentari, aku menerobos debu-debu yang meliuk-liuk oleh terpaan angin kemarau. Seakan mereka menghalangi langkahku untuk sekilas memandang pesona keindahan dan kecantikan para putri raja beserta para dayang yang menari beriringan mengiring ndoro putrinya.
    Dengan sebuah kuda besi yang telah renta tak bertenaga, kupacu semangat agar aku dapat melihat putri-putri raja dan para dayangnya itu. Terpaan angin kemarau yang meliuk-liukkan debu-debu yang setiap saat siap menghambat perjalananku karena kelilipen, aku tak mempedulikannya. Kupacu terus kuda besiku agar aku tak terlambat untuk memandang pesona putri raja dan para dayang.

      Kurang lebih setengah jam perjalanan (maklum kudanya sudah tua tak bertenaga) menembus hutan berdebu dan tatapan ganas matahari, sampailah aku di tempat arak-arakan para putri raja, dayang, beserta para pengawalnya. Kuparkir kudaku yang telah renta itu di antara kuda-kuda muda belia yang masih imut. Ah, amit-amit kudaku elek dewe.
    Setelah menerobos ratusan manusia yang berjubel berdiri berdesak-desakan bak benteng pertahanan, aku segera masuk ke sebuah warung kopi. Setelah memesan kopi, aku keluar ke jalan untuk menghadang perjalanan salah satu putri raja yang cantik jelita. Namun meski kuhadang perjalanannya, putri raja itu tak menampakkan rasa marah. Ia malah tersenyum ramah ketika sebuah benda berbentuk kotak kecil kuarahkan ke hadapannya (tak photo).

Ah, sayang,... Rupanya putri raja itu baru saja menggali kuburan mummi ayahnya.

    Dan setelah menghadang sejenak perjalanan salah seorang putri tersebut, aku kembali masuk ke warung kopi dan kopi pesan yang kupesan pun sudah siap aku seruput sambil ndelok (nonton) karnaval umum dalam rangka memperingati hari kemerdekaan yang ke 73 tahun, Republik Indonesia.



SELAMAT MENIKMATI.
haha..
Advertisement **

4 komentar

tak pikir ini bener2 cerita fiksi tapi malah makin selesai kubaca jadi bahas karnaval. ha ha. top dah.

Sepertinya si putri raja diam-diam kesengsem sama mas admin arektuban ...

Sampai kebawa mimpi 😉

BROKER TERPERCAYA
TRADING ONLINE INDONESIA
PILIHAN TRADER #1
- Tanpa Komisi dan Bebas Biaya Admin.
- Sistem Edukasi Professional
- Trading di peralatan apa pun
- Ada banyak alat analisis
- Sistem penarikan yang mudah dan dipercaya
- Transaksi Deposit dan Withdrawal TERCEPAT
Yukk!!! Segera bergabung di Hashtag Option trading lebih mudah dan rasakan pengalaman trading yang light.
Nikmati payout hingga 80% dan Bonus Depo pertama 10%** T&C Applied dengan minimal depo 50.000,- bebas biaya admin
Proses deposit via transfer bank lokal yang cepat dan withdrawal dengan metode yang sama
Anda juga dapat bonus Referral 1% dari profit investasi tanpa turnover......

Kunjungi website kami di www.hashtagoption.com Rasakan pengalaman trading yang luar biasa!!!


EmoticonEmoticon

Untuk Melihat Semua Isi Blog
Silahkan Klik

LINK DAFTAR ISI BLOG